Rapidshare Auto Downloader 3.6.2

bacayuk blog

bacayuk blog


Rapidshare Auto Downloader 3.6.2 | 6.8 MB
Quote:
A software for automatic download of rapidshare.com links for free usersRapidshare Auto Downloader is a handy automatic downloader for rapidshare.com users.Here are some key features of (Rapidshare Auto Downloader) :· Download a group of links from rapidshare (one by one).· Download incomplete downloads until all links are downloaded.· Autoshutdown feature· Load and save the download list.· Check for new versions automatically.· Support of 3 Languages : English , Farsi , FrenchRequirements:· NET FrameworkWhat’s New in This Release:Bug-fixes:· Resolving the internet disconnection freezing problem· Resolving the problem of setting the status of last downloaded file before shutdownNew Features:· Adding the ability to move a group of lniks up and down· Adding the ability to set comment for each link in order to store the zip file password· Forcing the program to finish the uppder link before going to next link· Minimizing the application to tray when the window is closed
Uploading Links :-
Code:

http://uploading.com/files/38b7m66c/Rapidshare_Auto_Downloader_3.6.2.rar

23 Negara Pastikan Tiket ke PD 2010

formatnews.com

formatnews.com

Piala Dunia 2010:

Sembilan tiket putaran final Piala Dunia (PD) 2010 zona Eropa sudah ditetapkan menyusul akhir babak kualifikasi di zona itu, Kamis (15/10). Di Eropa, delapan tim lainnya akan berjuang di babak play-off, termasuk Portugal dan Prancis.

Sementara, zona Asia-Oseania sudah memastikan empat jatah terisi. Di Asia-Osenia, Bahrain dan Selandia Baru akan memperebutkan satu tempat lagi di zona ini pada 14 November 2009. Kosta Rika dari zona Concacaf juga akan meladeni Uruguay dari zona Amerika Selatan di fase play-off. Sebanyak 23 negara hingga Kamis ini sudah memastikan diri lolos ke Afrika Selatan.

Berikut, tim-tim yang lolos ke Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan:

Eropa:

1. Denmark
2. Jerman
3. Spanyol
4. Inggris
5. Serbia
6. Italia
7. Belanda
8. Swiss
9. Slovakia

Tim play-off Eropa:

Portugal
Yunani
Bosnia
Ukraina
Prancis
Irlandia
Rusia
Slovenia

Empat playoff akan digelar dalam dua leg pada 14 dan 18 November.

Afrika:

10. Afrika Selatan (lolos sebagai tuan rumah)
11. Ghana
12. Pantai Gading
*Kualifikasi Grup A, B dan C masih akan ditentukan setelah pertandingan putaran terakhir pada 14 November.

Asia/Ocenia:

13. Australia
14. Jepang
15. Korea Selatan
16. Korea Utara
*Pemenang playoff interkontinental antara Bahrain dan Selandia Baru akan ditentukan pada 14 November.

Concacaf:

17. Amerika Serikat
18. Meksiko
19. Honduras
*Tim di tempat keempat, Kosta Rika, akan bertanding dalam playoff dua leg pada 14 dan 18 November dengan tim urutan kelima dari grup Amerika Selatan, Uruguay.

Amerika Selatan:

20. Brasil
21. Paraguay
23. Chile
24. Argentina
*Tim di tempat kelima, Uruguay, lolos ke play-off dengan tim urutan keempat dari zona Concacaf, Kostarika

/bola.republika

Vaksin Penghenti Merokok

U.S. National Institute on Drug Abuse telah menyediakan dana 10 juta dolar AS bagi penelitian yang mungkin menghasilkan vaksin anti-nikotin, demikian laporan media, Rabu. Baru-baru ini tahap III studi mengenai vaksin baru yang berpotensi, NicVAX, siap diluncurkan oleh satu perusahaan farmasi di Maryland.

Studi tersebut, yang dapat menjadi langkah terakhir penelitian jika vaksin itu berhasil, merupakan penyelidikan paling canggih mengenai vaksin penghenti orang merokok. Vaksin tersebut dirancang untuk membantu orang berhenti merokok dan tidak merokok lagi. Vaksin itu telah menerima rancangan “jalur cepat” dari Lembaga Pengawas Obat dan Makanan AS dan telah lolos dari studi “pembuktian konsep”, kata Direktur Institut tersebut Dr. Nora D. Volkow.

Sejauh ini, tak jaminan bahwa studi itu akan membuktikan bahwa vaksin tersebut berhasil, dan juga tak jelas apakah vaksin itu akan menerima persetujuan federal jika terbukti. Namun para peneliti berharap begitu. Vaksin itu bekerja dengan membuat sistem kekebalan tubuh bereaksi ketika mendeteksi nikotin. Para peneliti berusaha membuat ikatan anti-bodi bagi molekul nikotin dan mencegahnya memasuki otak, tempat nikotin memberi perokok rasa yang mereka idamkan.

Hasil studi tersebut masih awal, tapi menunjukkan bahwa perokok yang mengembangkan tingkat tinggi anti-bodi di dalam tubuh mereka sangat mungkin untuk berhenti merokok selamanya. Para peneliti melaporkan nyaris tak ada dampak.

Mereka menduga vaksin itu akan efektif selama enam sampai 12 bulan setelah diberikan. Di Amerika Serikat, pengguna tembakau berkaitan dengan 400.000 kematian per tahun, demikian data statistik./republika

Kontroversi Film Jihad ala Amerika

Kontroversi Film Jihad ala AmerikaSEACOASTONLINE.COM

Tahun lalu, Clarion Fund mendistribusikan jutaan kopi film “Obession” kepada lebih 70 surat kabar di Paman Sam. Film tersebut disisipkan dalam surat kabar untuk pelanggan, konon demi tujuan kampanye menyerang Obama yang dianggap pro-Islam.

Kini, organisasi nirlaba itu kembali mempromosikan film dokumenter tentang ancaman Islam radikal di Amerika, dengan memutar “The Third Jihad” dua kali pekan ini pada peringatan kesembilan Festival Film New Hampshire di Portsmouth.

Peter Connors, direktur eksekutif Clarion Fund, tinggal di Portsmouth, dijawalkan akan hadir saat pemutaran perdana untuk menjawab pertanyaan pemirsa tentang film tersbut.

Menurut situs online resmi lembaga, tujuan Clarion adalah memproduksi dan menyebarkan film dokumenter dan memfasilitasi edukasi online serta menjangkau untuk membantu Amerika memahami lebih baik bahaya nyata dari Islam radikal dan memaparkan cerit di sisi yang kerap disalahintepretasikan oleh media.

Clarion didirikan pada 2006 silam oleh Rabi Rapahel Shore, blasteran Israel-Kanada. Ia sekaligus menjadi produser eksekutif “The Third Jihad”.

“Alasan kami membuat ‘Obsession’ karena kami yakini ini isu serius yang dihadapi Amerika dan dunia barat,” ujar Raphael. “Tidak cukup hanya membuat satu film…Al Gore membuat film tentang perubahan iklim, dan tidak berhenti dengan sekali produksi,” imbuh dia.

Raphael yakin, satu dari enam penduduk Amerika menyaksikan “Obsession”. Film itu diklaim dibuat 2005, lewat dokumentasi masyarakat akar-rumput Amerika dan melewati sejumlah festival film sebelum didistribusikan secara luas pada September 2008. Namun, belum ada rencana untuk melakukan distribusi serupa pada “The Third Jihad”,

Kritikus, seperti organisasi Hate Hurts Amerika melabeli Obsession sebagai karya klasik propaganda kebencian. Beberapa surat kabar bahkan menolak menyebarkan DVD yang disebut sebagai ‘pemicu ketakutan dan manipulatif’. Kritikan terbesar menyatakan film tersebut tak layak karena pembuat filmnya sendiri adalah anti-Islam.

Kini, demi melawan klaim-klaim tersebut, narator “The Third Jihad” dipilih dari seorang Muslim Amerika taat, Dr M Zuhdi Jasser. Jasser membuka film dengan pernyataan berikut: “Ini bukan film tentang Islam. Ini tentang ancaman dari Islam radikan. Hanya sedikit prosentase dari 1,3 milyar Muslim di dunia yang radikal. Film ini adalah tentang mereka,”

“Memiliki Zuhdi adalah titik utamanya, membuat perbedaan antara The Third Jihad dan Obsession,” ujar Raphael. Tujuan lain dia adalah mendidik orang-orang tentang konsep ‘jihad budaya’ yang menyusup dan memasuki masyarakat demi mengubah dari dalam

“Setelah tragedi WTC, sebagian besar warga Amerika berpikir ancaman Islam radikan hanyalan terorisme,” ujar Raphael. “Mereka tidak menyadari ancaman nyata menusuk lebih dalam. Islam radikal memiliki misi menjadi agama dominan di dunia,” imbuh dia mengklaim.

Film tersebut menggambarkan bagaimana radikalis Islam menciptakan strategi, termasuk sejumlah dokumen yang diungkap FBI–memaparkan rencana besar untuk aksi. Seperti film “An Inconvenient Truth”, milik Al Gore, film itu berakhir dengan daftar sejumlah cara di mana orang-orang dapat terlibat dan merekomendasikan sejumlah situs online organisasi.

“Perang ini hanya dapat dimenangkan bila orang-orang terlibat dan peduli,” ujar Raphael. Ia meyakini isu ini harus diambil dan ditanggapi oleh mereka yang sama pedulinya dengan pejuang hak-hak wanita dan gay, begitu pula aktivis lingkungan. seacoastonline.